Penyebab dan Cara Mengatasi Penglihatan yang Tiba-tiba Kabur
Jika Kamu merasa selama ini matamu baik-baik saja. Namun seketika, penglihatanmu kabur dan cemas dibuatnya. Apa sih penyebab mata kabur dan bagaimana cara mengatasinya? Simak informasinya di artikel ini yuk...
Konjungtivitis atau mata merah biasanya disebabkan oleh virus bernama adenovirus. Virus ini biasanya dapat menyebabkan flu, bronkitis, dan sakit tenggorokan. Kerap disepelekan, kondisi ini sebenarnya cukup berbahaya. Partikel virus juga dapat menetap selama beberapa minggu dan tersebar di tempat ramai, seperti sekolah, pasar, dan lain-lain.
Konjungtivitis biasanya akan sembuh dalam waktu satu hingga dua minggu tanpa pengobatan. Tetapi kalau gejalanya semakin parah, segera periksa ke dokter mata agar diberikan antibiotik yang cocok. Untuk pertolongan pertama, kamu bisa mengompresnya atau memberikan obat tetes mata untuk mencegah iritasi. Selanjutnya cuci sprei dan sarung bantalmu secara berkala untuk mengurangi penyebaran kuman.
Rabun jauh (miopia), rabut dekat (hiperopia), dan astigmatisme adalah kesalahan refraktif dan merupakan penyebab paling umum saat penglihatanmu kabur. Mereka terjadi karena kurva mata menghalangi cahaya yang fokus langsung pada retina. Retina sendiri berfungsi memproses cahaya menjadi sinyal yang dapat dibaca oleh otak.
Dalam kebanyakan kasus, yang kamu butuhkan hanyalah resep dari dokter mata atau menggunakan kacamata atau lensa kontak. Operasi laser LASIK juga bisa jadi solusi rabun mata permanen mengubah bentuk kornea untuk memperbaiki masalah pada beberapa orang.
Jika kamu memiliki diabetes tipe 1 atau tipe 2, hati-hati akan risiko terkena retinopati diabetik. Hal ini terjadi saat pembuluh darah bocor atau pembuluh darah ekstra tumbuh di belakang mata.
Hal ini memang membutuhkan sensitivitas yang luar biasa, karena biasanya orang tidak merasa bahwa ia sedang mengalami retinopati diabetik. Jika kamu merasa ada yang tidak beres, ada baiknya untuk langsung pergi ke dokter mata agar ada pencegahan lebih dini.
Suntikan dan operasi laser mungkin bisa jadi solusi. Namun yang terpenting adalah mengontrol gula darah agar dapat mencegahnya lebih dini. Jika kamu menderita diabetes, pastikan untuk melakukan tes mata secara teratur.
Selain menambah nilai kecantikan, lensa kontak dapat menjadi salah satu solusi untuk mata rabun. Tapi jika digunakan secara berlebihan, terbawa tidur misalnya, lensa kontak malah bisa membawa masalah.
Hal tersebut sangat berbahaya buat matamu, Ladies. Menurut dokter mata, tidur dengan lensa kontak dapat membuat kornea-mu kekurangan oksigen. Hal ini sama seperti menutup kepalamu dengan plastik ketika sedang tidur.
Selama kita terjaga, kornea akan menerima oksigen dari udara. Saat tertidur, kornea akan mendapatkan nutrisi dan lubrikasi dari air mata dan ciran gelatinus yang disebut aqueous humor. Jika kita tertidur dengan lensa kontak belum dilepas, akan ada hambatan antara kelopak mata dengan kornea. Apalagi lensa konta menutupi hampir seluruh permukaan kornea. Dampak buruknya tentu akan terjadi sebuah infeksi.
Jadi, sebelum hal ini terjadi pada kita, kamu harus mencopot lensa kontak setelah selesai beraktivitas. Jangan lupa untuk membersihkan lensa serta mengistirahatkan matamu sejenak. Jika ingin membaca, gunakanlah kacamata.
Konjungtivitis
Konjungtivitis atau mata merah biasanya disebabkan oleh virus bernama adenovirus. Virus ini biasanya dapat menyebabkan flu, bronkitis, dan sakit tenggorokan. Kerap disepelekan, kondisi ini sebenarnya cukup berbahaya. Partikel virus juga dapat menetap selama beberapa minggu dan tersebar di tempat ramai, seperti sekolah, pasar, dan lain-lain.
Konjungtivitis biasanya akan sembuh dalam waktu satu hingga dua minggu tanpa pengobatan. Tetapi kalau gejalanya semakin parah, segera periksa ke dokter mata agar diberikan antibiotik yang cocok. Untuk pertolongan pertama, kamu bisa mengompresnya atau memberikan obat tetes mata untuk mencegah iritasi. Selanjutnya cuci sprei dan sarung bantalmu secara berkala untuk mengurangi penyebaran kuman.
Gunakan Kacamata
Rabun jauh (miopia), rabut dekat (hiperopia), dan astigmatisme adalah kesalahan refraktif dan merupakan penyebab paling umum saat penglihatanmu kabur. Mereka terjadi karena kurva mata menghalangi cahaya yang fokus langsung pada retina. Retina sendiri berfungsi memproses cahaya menjadi sinyal yang dapat dibaca oleh otak.
Dalam kebanyakan kasus, yang kamu butuhkan hanyalah resep dari dokter mata atau menggunakan kacamata atau lensa kontak. Operasi laser LASIK juga bisa jadi solusi rabun mata permanen mengubah bentuk kornea untuk memperbaiki masalah pada beberapa orang.
Diabetes
Jika kamu memiliki diabetes tipe 1 atau tipe 2, hati-hati akan risiko terkena retinopati diabetik. Hal ini terjadi saat pembuluh darah bocor atau pembuluh darah ekstra tumbuh di belakang mata.
Hal ini memang membutuhkan sensitivitas yang luar biasa, karena biasanya orang tidak merasa bahwa ia sedang mengalami retinopati diabetik. Jika kamu merasa ada yang tidak beres, ada baiknya untuk langsung pergi ke dokter mata agar ada pencegahan lebih dini.
Suntikan dan operasi laser mungkin bisa jadi solusi. Namun yang terpenting adalah mengontrol gula darah agar dapat mencegahnya lebih dini. Jika kamu menderita diabetes, pastikan untuk melakukan tes mata secara teratur.
Tidur dengan lensa kontak
Selain menambah nilai kecantikan, lensa kontak dapat menjadi salah satu solusi untuk mata rabun. Tapi jika digunakan secara berlebihan, terbawa tidur misalnya, lensa kontak malah bisa membawa masalah.
Hal tersebut sangat berbahaya buat matamu, Ladies. Menurut dokter mata, tidur dengan lensa kontak dapat membuat kornea-mu kekurangan oksigen. Hal ini sama seperti menutup kepalamu dengan plastik ketika sedang tidur.
Selama kita terjaga, kornea akan menerima oksigen dari udara. Saat tertidur, kornea akan mendapatkan nutrisi dan lubrikasi dari air mata dan ciran gelatinus yang disebut aqueous humor. Jika kita tertidur dengan lensa kontak belum dilepas, akan ada hambatan antara kelopak mata dengan kornea. Apalagi lensa konta menutupi hampir seluruh permukaan kornea. Dampak buruknya tentu akan terjadi sebuah infeksi.
Jadi, sebelum hal ini terjadi pada kita, kamu harus mencopot lensa kontak setelah selesai beraktivitas. Jangan lupa untuk membersihkan lensa serta mengistirahatkan matamu sejenak. Jika ingin membaca, gunakanlah kacamata.

0 Response to "Penyebab dan Cara Mengatasi Penglihatan yang Tiba-tiba Kabur"
Posting Komentar